Selasa, 03 Mei 2016

Apakah aku salah?


Terkadang ada rasa aneh, atau ini hanya sebuah cerita dari bagian akhir yang menyedihkan, bangunlah! Aku benar benar benci situasi seperti ini, aku tertekan, mereka terlalu menjadikan ku seorang paling pengecut yang pernah hidup di dunia, terkadang mereka menyuruhku melakukan hal yang benar benar membuatku marah, cukup! Cukup mereka memperlakukan aku seperti itu.

Aku ini apa bagi mereka, apakah hanya aku yang pantas seperti ini, ketika aku sedang bahagia mereka bahkan tak peduli, atau parahnya ketika aku terjatuh apa mereka menolongku, sama sekali mereka tak tahu keadaanku, menyesal memang ketika mengingat mereka hanya saja ini terlalu menyakitkan.

Kadang aku bahagia dengan apa yang bisa aku capai, tapi itu sangatlah sulit aku ulangi, seperti sebuah mimpi yang ingin kita ingat namun mimpi itu semakin hilang. Mereka seperti hujan yang datang di tengah musim salju, mereka seperti kebakaran hebat yang terjadi di pertengahan musim kemarau panjang, merekalah sang hama tanaman,
Hahaha kadang aku merasa seperti sebuah piala yang akan diangkat oleh orang yang telah berjuang, piala yang sangat di inginkan orang banyak. Namun itu hanya sesaat, karena biasanya setelah itu aku akan menganggap diriku kembali seperti sampah, bau, dan tak ada yang mau mendekatiku.

Mereka bilang pengalaman merubah seseorang, mungkin iya bagi mereka yang benar benar berhasil tapi bagiku, apa gunanya pengalaman jika kita melihat segalanya pergi, aku memang anak biasa saja, iq yang ku dapat menggunjingku bahwa aku seorang anak dengan tingkat kecerdasan rendah!.

TAPI! Aku tak peduli dengan iq ku, dulu iya aku memang membuatnya sangat menyedihkan, tapi sekarang tidak lagi, aku adalah pengamat yang sukses, aku adalah sang imitasi dari penghayal luar biasa, aku bisa menjadi diriku sendiri kapanpun aku mau, aku akan memaksakan diriku sendiri  dan berusaha tidak membohonginya,


Jika ada kesedihan pasti ada sebuah kebahagiaan yang setimpal harganya.



Puisi Aku Takut


Aku takut

Jika sepi datang, katakan padanya tak usah membawa kabar buruk

Katakan pula, aku sedang tidak sanggup menemuinya,

Aku takut,

Jika mereka mengejekku

Jika mereka mentertawakanku

Jika melihat aneh padaku

Atau kamu!

Takut..


Aku takut jika kamu pergi

Minggu, 01 Mei 2016

What's Love?




Hari ini terjadi lagi



malam ini aku selesai membaca segala bacaan yang menyangkut tentang cinta yang bertepuk sebelah tangan, bukan karena aku terlalu berlebihan tapi karena aku butuh sesuatu yang dapat memegangiku.

Mereka berkata saat kamu mulai mencintainya kamu harus mengakui nya, karena saat kamu mengelaknya pikiranmu akan terus membuat kamu meyakini disaat kamu tak ingin yakin.

Mereka juga berkata bila cinta itu tak harus tumbuh liar dan ingin dimiliki, walau hakikatnya cinta adalah rasa memiliki. Cinta biarkanlah tetap ada dan tetap aku rasakan.

Melihatmu membuatku sangat bahagia, mengukir setiap wajahmu ditiap malam tidurku membuatku bahagia, bahkan saat menulis ini aku sangat bisa membayangkan wajahmu itu, aku sadar dan aku tahu ini sangat salah, aku berharap tuhan akan membuatku bosan padamu suatu saat nanti

Aku juga tak akan selalu berharap segala apa yang kamu lakukan untukku adalah keberuntungan yang aku dapatkan melainkan hal biasa yang semua orang pun akan kau lakukan seperti itu, aku tahu memendam rasa cinta ini sangat menyakitkan ku tapi aku menikmatinya aku sangat menyukainya, aku menyukai dunia ku yang berhenti berputar saat kau melintas didepanku, aku menyukai saat kau tersenyum padaku menanyakan segala hal padaku, dan aku menyukai saat kau melihat ada yang istimewa dariku..

Ini untukmu, cinta yang tak akan pernah terwujud~